Solidaritas skuteris

image
Pagi masbro

Mungkin masih sedikit diantara kita yang sudi meluangkan sedikit waktu dan tenaganya untuk sekedar membantu sesama baik biker atau bukan. Beribu alasan pun dikemukakan, entah itu sibuk atau tidak bisa membantu karena merasa tidak mampu.

Liburan kemaren ane ga sengaja ikut jalan ama sekelompok anak2 pengguna scuter vespa. Sebenarnya ane jg lumayan suka dengan vespa, tapi untuk memiliki dan jadi penggunanya koq kayaknya gak mampu ya. Tau sendirilah masbro gimana kondisi vespa yang sekarang umurnya pasti lebih tua dari para abg ridernya. Lebih sering mogoknya ketimbang lancarnya.

Nah kemaren pun demikian. Ditengah perjalanan salah satu dari 3 vespa tersebut mogok. Terpaksa kami semua berhenti dan menolong vespa tersebut. Setelah agak lama diotak atik, vespapun hidup lagi. Rombongan melanjutkan perjalanan menuju pantai widarapayung kroya.

Singkat cerita, setelah puas nongkrong, kamipun beranjak pulang. Baru beberapa meter keluar dari kawasan pantai, didepan kami terlihat seorang bapak dengan baju lusuh sedang kerepotan mendorong motornya yang kebetulan adalah vespa juga. Kompak kamipun langsung menghampiri sang bapak menawarkan bantuan.

Awalnya sang bapak agak ragu, mungkin merasa tidak bawa uang kalo sampai kami minta imbalan. Namun setelah diyakinkan, beliau mempersilahkan kami untuk berusaha memperbaiki vespanya. Setelah tau letak masalahnya, yang ternyata kabel koplingnya aja yang putus, kami sedikit lega. Kebetulan salah satu dari kami membawa kabel kopling cadangan, langsung kami gunakan sebagai pengganti kabel yang putus tersebut.

Lumayan ribet juga ternyata prosesnya. Saya yang cuma menonton pun ikut gak sabar karena matahari sudah mulai terbenam. Akhirnya setelah sedikit bersusah payah, masalah teratasi. Sang bapak nampak tersenyum lega. Dari penuturannya ternyata beliau baru pulang dari sawah dan sebenarnya rumahnya tidak terlalu jauh dari tempat tersebut. Dan saking gembiranya, beliau pun membalas pertolongan kami dengan menawarkan jasa memijat kami semua. Walaupun kami sempat menolak karena merasa tidak mengharapkan imbalan, namun karena sang bapak memaksa mulailah satu persatu dari kami dipijit. Meski cuma sebentar, namun lumayan mengurangi sedikit lelah dibadan.

Setelah semua kecuali ane yg cuma nonton dapat giliran dipijit, kami pun pamitan karena hari sudah mulai gelap. Diperjalanan ane merasa salut dengan kekompakan mereka para skuteris vespa ini. Meskipun tidak kenal, mereka sudi meluangkan waktu sejenak memberikan bantuan bila ada sesama vespa yang mengalami masalah dijalan. Mungkin tidak seberapa, namun pasti sangat membantu.

Nah masbro, gimana seandainya masbro sekalian mengalami hal yang sama melihat sesama biker sedanb mengalami masalah di pinggir jalan. Sudikah untuk menolong?

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s